Self & Wellness

All about Self & Wellness


Sumber Inspirasi, Ibu Bisa Terapkan Gaya Hidup Sehat dari Rumah

ibu bijak mengetahui dengan pasti ada pilihan hidup yang lebih sehat untuk diterapkan

27 September 2019 8:00

Lebih dari sekedar gaya hidup, memilih produk organik atau alami yang ramah lingkungan bahkan kini telah menjadi pilihan cara hidup. Perempuan punya peranan besar untuk mulai menerapkannya dari rumah secara bertahap. Ya, sebagai orang yang bertanggungjawab mengurus keperluan rumahtangga ibulah yang menentukan kebijakan belanja dan pilihan produk di rumah. 

Tugas ibu akan semakin berat seiiring dengan semakin membludaknya berbagai produk tanpa mengetahui dampaknya bagi lingkungan. Namun, ibu bijak mengetahui dengan pasti ada pilihan hidup yang lebih sehat untuk diterapkan. Pola hidup organik mendukung harmonisasi antara produsen, konsumen, dan lingkungan.

Apakah mengikuti pola hidup organik itu susah? Jawabannya tidak. Anda bahkan dapat dengan mudah menerapkannya di rumah dengan mengikuti beberapa panduan berikut ini.

1. Memilih makanan segar dan lokal

Sayuran dan buah segar yang dikonsumsi sehari-hari tak hanya bermanfaat untuk tubuh tapi juga baik untuk lingkungan. Mengapa Anda tak memulai menjalankan pola hidup organik dengan memilih buah dan sayuran segar untuk keperluan sehari-hari? Makanan segar yang kaya serat mendukung kesehatan saluran pencernaan, tempat di mana sel imunitas tubuh ditemukan. Bila saluran pencernaan sehat maka daya tahan tubuh pun meningkat. Sementara untuk lingkungan, sampah organik segar dapat dijadikan kompos sehingga mampu mengurangi penggunaan pupuk kimia pada tanah. 

Sayuran dan buah-buahan segar yang Anda beli sebaiknya berasal dari petani lokal. Dengan semakin banyaknya permintaan akan produk lokal maka bisnis lokal pun meningkat sehingga taraf kehidupan petani lokal akan meningkat. Tak hanya itu, penggunaan energi pada proses pengiriman barang juga dapat diminimalkan sehingga alam lebih terjaga kelestariannya.

Demi menjaga alam dan kesehatan, mulailah untuk mengganti produk impor yang sering Anda gunakan dengan produk lokal yang lebih segar. Cempedak, manggis, dan delima tak kalah kandungan vitamin C-nya dari buah impor yang banyak digembor-gemborkan. Anda juga bisa memilih gula aren menggantikan gula putih yang kurang begitu baik untuk kesehatan. 

2. Lebih jeli membedakan antara kebutuhan dan keinginan

Pemborosan terjadi bila belanja didasarkan pada keinginan dan bukan kebutuhan. Coba cek lemari Anda. Apakah semua baju yang Anda beli terpakai? Atau lihat rak dapur Anda. Apakah Anda menemukan banyak kemasan cantik yang tidak dapat dipakai ulang? Bila jawabannya ya maka Anda sebaiknya belajar lebih jeli dalam membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Belanja berdasarkan keinginan tidak hanya menghabiskan anggaran rumah tangga tetapi juga membahayakan lingkungan. Berapa banyak plastik kemasan yang terbuang dan akhirnya menjadi sampah yang mencemari lingkungan?

Dari rumah, Anda dapat mengajarkan keluarga cara hidup sehat dengan belanja sesuai kebutuhan dan membeli produk yang ramah lingkungan. Beli wadah yang bisa digunakan berulang-ulang seperti botol minum kaca, tas belanja dari karung goni atau sedotan stainles steel untuk mengurangi penggunaan plastik. Membeli pakaian dan mainan untuk anak pun tidak perlu berlebihan karena anak-anak akan tumbuh dengan pesat.

3. Memilih produk alami

Pola hidup sehat dan organik juga dapat dimulai dengan mengganti produk kebutuhan rumah tangga yang biasa dengan yang alami. Seperti deterjen bisa digantikan dengan biji lerak yang mengandung saponin untuk penghasil busa dan antibakteri sehingga lebih aman untuk mencuci popok bayi. Anda juga bisa menggunakan olesan virgin coconut oil pada bibir sebagai pelembab bibir dan akar wangi sebagai pengharum ruangan yang bebas bahan kimia berbahaya.

Produk alami yang menjadi pilihan ibu cerdas akan menginspirasi anak dan keluarga.

Tak hanya terbukti membantu melestarikan alam dan lingkungan, menggunakan produk organik juga membantu penghematan untuk biaya rumah tangga. 

Mengapa tidak segera memulainya, Mom? 


Responses
Write a responses...
Redeem Cart