Babies & Toddler

All about Babies & Toddler


Serba Serbi Imunisasi dalam Rangka Pekan Imunisasi Dunia!

Pada dasarnya manusia sudah memiliki sistem kekebalan sejak masih dalam kandungan untuk melindungi diri dari serangan penyakit

25 April 2019 3:15

Mama, pernahkah mendengar soal Pekan Imunisasi Dunia?

Mengutip dari halaman WHO, World Immunization Week atau Pekan Imunisasi Dunia diperingati pada minggu terakhir dan selama satu pekan di bulan April, setiap tahunnya. Tahun ini kita merayakan Pekan Imunisasi Dunia ini dimulai pada 24 April sampai 30 April. Tujuannya tentu saja untuk terus mendukung penggunaan vaksin untuk melindungi masyarakat dari berbagai penyakit berbahaya.

Kenapa Imunisasi itu Penting?

Pada dasarnya manusia sudah memiliki sistem kekebalan sejak masih dalam kandungan untuk melindungi diri dari serangan penyakit, namun sistem imun bayi belum bekerja secara optimal dan sekuat sistem imun orang dewasa sehingga mereka akan lebih gampang sakit sehingga dibutuhkan peran imunisasi untuk menjaga kesehatan bayi terutama sejak bayi lahir. World Health Organization (WHO) mendefinisikan imunisasi sebagai proses di mana seseorang menjadi kebal atau resisten terhadap penyakit menular, baik itu yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, maupun parasit. Nah dengan imunisasi, artinya mama telah berupaya melindungi bayi mama dari berbagai risiko penyakit di masa yang akan datang. Lebih baik mencegah sebelum terlambat kan, ma? Sayangnya, masih banyak orang tua yang takut anaknya divaksin karena berbagai macam alasan. Padahal pemberian vaksin pada anak telah diatur dalam Peraturan Menteri kesehatan Nomor 42 tahun 2013 loh, ma!

Apakah Vaksin Aman untuk Anak?

Mengutip dari halaman resmi Ikatan Dokter Indonesia (IDAI) Vaksin itu sudah jelas aman dan efektif. Proses produksi vaksin sendiri telah melalui riset yang panjang serta menggunakan standar Good Clinical Practive serta berdasar etik yang ketat. Meski telah dilisensi, vaksin pun tetap dipantau baik oleh pemerintah melalui Badan POM, maupun badan independen lain yang kompeten, seperti KOMNAS PP KIPI.

Bagaimana Jika Anak Tidak Di Vaksin?

Berdasarkan hasil poll dari Mamapedia sendiri, masih banyak loh orang tua yang takut anaknya divaksin karena berbagai macam alasan. Padahal pemberian vaksin pada anak telah diatur dalam Peraturan Menteri kesehatan Nomor 42 tahun 2013 loh, ma!

Menurut IDAI sendiri, apabila anak tidak mendapatkan imunisasi secara lengkap, maka tubuhnya tidak memiliki sistem kekebalan tubuh untuk menghadapi penyakit-penyakit tertentu. Lalu anak yang tidak diimunisasi akan menyebarkan kuman-kuman tersebut ke adik atau kakaknya yang juga belum diimunisasi secara lengkap dan beresiko menyebar ke mana-mana, maka akan menyebabkan sakit bahkan kematian pada banyak anak. Jadi, keputusan orang tua untuk tidak memberi anaknya imunisasi bukan hanya membahayakan untuk anaknya sendiri tapi juga anak-anak lain di sekitarnya.

     


Responses
Write a responses...
Shopping Cart