Mama Review

All about Mama Review


Review dan Rekomendasi Dokter Spesialis Anak Jakarta Selatan

Semenjak punya anak, benar-benar terasa ternyata mencari dokter yang cocok di hati susah juga ya

16 September 2019 12:00

Hai Mama, kali ini aku mau tentang Dokter Spesialis Anak (DSA) di Jakarta Selatan. Semenjak punya anak, benar-benar terasa ternyata mencari dokter yang cocok di hati susah juga ya. Awalnya, anak aku - Kai, sudah cocok dengan salah satu Dokter. Tapi ternyata "penggemar" dokter ini banyak sekali. Jadi seringkali saat urgent, kami justru sulit untuk konsultasi dengan beliau karena antriannya sudah sangat panjang dan rasanya akan sangat tidak kondusif kalau kita harus menunggu lama saat kondisi urgent. 

Oleh karena itu, aku sempat mencoba ke beberapa dokter saat Kai vaksin, agar sewaktu-waktu kalau urgent, aku sudah punya second or third option harus konsultasi ke dokter mana. Berikut adalah review dan rekomendasi Dokter Spesialis Anak (DSA) di Jakarta Selatan yang bisa dijadikan bahan pertimbangan Mama untuk memeriksakan si kecil:

Dokter Margareta Komasalari:

Baik, friendly, RUM, dan edukatif. Empat kata tersebut merupakan kata yang mendeskripsikan Dokter Atha. Benar-benar paket combo komplit. Kalau konsul sama beliau, aku bisa hampir 30 menit sendiri. Beliau jawabnya selalu ikhlas dan tidak pernah buru-buru. Beliau bener-bener ngajarin kita sebagai orang tua. Misal, kalau beliau memberikan vitamin atau obat, beliau pasti memberikan edukasi dulu apa fungsi dan efek dari obat tersebut dan alasan mengapa obat tersebut perlu diberikan ke Kai. Beliau juga selalu menenangkan orang tua, bukan Dokter yang bikin panik.

Tempat praktik: Kemang Medical Care (KMC), Rumah Sakit Pusat Pertamina, Brawijaya Antasari.

Sistem antrian: di KMC nomor antrian by appointment. RSPP dan Brawijaya Antasari perkedatangan.

 

Dokter Sanders Teddy:

Dokter satu ini juga dokter favorit banyak orang. Antriannya juga panjang kalo di Brawijaya Antasari dan di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI). Tapi waktu itu kita ngejar beliau ke Klinik Dokter Sanders karena Kai tiba-tiba badannya banyak bintil-bintil berisi air. Hari itu hari Sabtu, dan slot dokter Atha sudah pasti banget full di KMC. Akhirnya kita ke klinik Dokter Sanders.

Dokter Sanders ini ga jutek, tapi juga gak yang friendly-friendly banget. Ya pas aja gitu. Orangnya cepat, detail, dan jelas. Waktu kita dateng dan kasih liat kulit Kai, tanpa babibu dia langsung bilang ini fix cacar air. Langsung beliau sebutin obat-obat yang diperlukan dan treatment yang perlu dilakukan. Plus poin dari Dokter ini, selain dokternya sendiri sudah oke, diagnosa selalu tegak. Di kliniknya, suster dan staffnya cukup banyak dan ramah-ramah semua. Proses administrasinya pun cepat, padahal waktu itu Kai pasien baru. Untuk fasilitas di kliniknya selain ada ruang menyusui, ada banyak mainan juga.

Tempat praktik: RSPI, Klinik Dr. Sanders Teddy, Brawijaya Antasari.

Sistem Antrian: di Klinik Dr. Sanders Teddy dan di Brawujaya Antasari per kedatangan.

 

Dokter Lindana Sastra:

Dokter ini adalah dokter favorit Kai. Entah ada aura apa, tapi Kai pas masuk ruang dokter Lindana langsung meluk beliau loh. Padahal ga ada yang suruh. Abis itu ngobrol-ngobrol berduaan aja mereka. Aku dan suami bak penonton saja. Mungkin karena beliau sudah cukup sepuh, Kai kira ini Aki nya ya. Gemes banget ngeliat mereka berdua.

Plus poin dari Dokter Lindana adalah, friendly banget ke orang tua pasien dan pasiennya sendiri. Kai waktu itu ditawarin banyak mainan dan diajak ngobrol terus selama pemeriksaan. Penjelasannya cukup jelas, jadwal praktiknya juga cukup banyak di Brawijaya. Beliau juga satu-satunya yang suspect Kai punya alergi, karena flu nya terhitung sering dan memang ada riwayat asma dari anggota keluarga aku dan suami.

Tempat praktik: Brawijaya Antasari, RSIA Asih

Sistem antrian: Di Brawijaya Antasari bisa appointment by WA atau di Web nya (nomor antri sesuai appointment) Di RSIA Asih perkedatangan. 

 

Dokter Fita Moeslichan:

Dokter Fita ini friendly banget, penjelasannya sangat detail, nggak buru-buru. Antriannya masih wajar banget, baik saat aku konsul di Brawijaya Antasari ataupun di Klinik Moeslichan. Saat berkonsultasi, beliau juga menjelaskan kegunaan obat yang dikasih (apabila diperlukan). Plus poin dari Dokter Fita adalah hampir tiap hari beliau praktik (even on Sunday!) dan setahu aku tidak ada batasan kuota antrian. Jadi kalau urgent bisa dikejar aja beliau sedang praktik dimana hari itu. 

Tempat Praktik: Brawijaya Antasari, RS Puri Cinere, RS Mayapada Lebak Bulus

Sistem antrian: Di Brawijaya bisa appointment by WA atau di Web nya. Nomor antri sesuai appointment.

 

Dokter Tania Nilam Sari: 

Dokter Tania ini lembut sekali orangnya. Manis banget sama anak-anak. Setiap dateng konsul, Kai pasti disapa, diajak ngobrol. Sepanjang konsultasi beliau juga memastikan apakah tumbuh kembang Kai sudah sesuai dengan umurnya. Plus poin dari Dokter Tania juga adalah beliau sangat reachable via WA.

Beberapa waktu lalu, Kai sempat demam terus-terusan dan Dokter Tania selalu merespon WA kami. Beliau juga dengan sigap meminta agar Kai segera cek darah karena menurutnya Kai bukan demam biasa. Ternyata benar, Kai sepsis dan harus diopname. Selama diopname, jujur kami tidak mengalami kesulitan sama sekali menghubungi beliau. Selalu fast response, Alhamdulillah.

Tempat praktik: RSIA Asih, Prime Care Clinic Panglima Polim

Sistem antrian: Di RSIA Asih per kedatangan. Di Prime Care Clinic Panglima Polim by appointment via Whatsapp.

 

Sekian review dan rekomendasi Dokter Spesialis Anak di Jakarta Selatan. Semoga bermanfaat untuk Mama, ya!


Responses
Write a responses...
Redeem Cart