Big Kid & Teen

All about Big Kid & Teen


Melatih Anak Berteman dengan Cara yang Menyenangkan, Coba Tips Ini

Masa prasekolah hingga kelas satu hampir sebagian besar anak mengalami masalah pertemanan yang sama.

4 July 2019 10:06

Anak – anak kadang kesulitan untuk mendapatkan teman ketika pertama kali masuk sekolah. Seringkali, anak akan merasa tidak nyaman atau malu jika harus berteman. Kadang – kadang, ada juga beberapa anak yang justru mengalami masalah dan tidak memiliki teman karena tidak tahu bagaimana cara memulainya.

Masa prasekolah hingga kelas satu hampir sebagian besar anak mengalami masalah pertemanan yang sama. Tetapi, jangan biarkan anak terus kesepian dan membuatnya menjadi introvert. Terapkan beberapa cara berikut untuk membantu anak Anda mendapatkan lebih banyak teman di masa kecilnya.

1. Kenali Kepribadian Anak

Tidak ada orang yang lebih tahu kepribadian anak selain orangtuanya. Pertimbangkan mencari cara agar anak bisa berteman sesuai dengan karakternya. Jika anak adalah tipe orang yang introvert, Anda bisa mendorongnya untuk mendapatkan teman dalam kegiatan outdoor.

Sementara bagi anak – anak yang lebih lembut atau pemalu, Anda bisa mencarikan teman yang cocok atau sesuai dengan kepribadiannya.

2. Terapkan Contoh yang Baik

Anak – anak akan mudah belajar dengan meniru atau mencontoh. Mereka seperti spons yang bisa menyerap pengetahuan dan kesan yang diperoleh setiap hari. Jika anak sering atau terbiasa menerima persahabatan yang baik, ia akan lebih mudah menumbuhkan pertemanan dengan caranya sendiri.

Jika Mama sering memiliki lingkaran sahabat – sahabat yang baik, hal ini akan mengajarkan pada anak pentingnya memiliki sahabat dan bagaimana mempertahankannya.

3. Ajarkan Keterampilan Persahabatan Dasar

Tidak hanya memberikan contoh, Mama juga harus melatih anak cara berteman yang baik. Tekankan pentingnya untuk tersenyum, bersikap ramah, berpikiran terbuka dan antusias terhadap lawan bicara.

Perlu diberitahukan juga tentang bahaya intimidasi atau bullying. Ajari anak bahwa teman yang baik tidak akan pernah menyakiti, memanfaatkan atau memerintahmu dengan sewenang – wenang.

4. Menawarkan Resolusi Konflik

Anak – anak bertengkar atau berselisih adalah hal yang lumrah. Mereka akan berdebat tentang berbagai hal yang tampaknya sepele bagi orang dewasa, teapi bagi anak – anak hal ini cukup serius. Jika Mama merasa mampu membantu anak – anak menyelesaikan konflik dengan teman – temannya, maka bantu mereka.

Pastikan agar Anda tidak memihak dan bersikap netral, jangan ikut campur terlalu dalam, dan sebisa mungkin biarkan anak – anak menyelesaikan konflik dengan cara mereka sendiri.

5. Ajarkan Nilai yang Baik

Bicara tentang bullying, Anda perlu mengajari anak – anak tentang nilai persahabatan yang baik. Mereka tidak boleh membentak, berteriak atau mendapatkan intimidasi dari anak lain.

Selain itu, ajari anak bahwa mereka juga tidak boleh bersekutu untuk memusuhi seorang anak, tidak boleh merebut mainan anak lain, atau mengejek temannya.

Meskipun terlihat remeh, mencari teman tidak semudah membalik telapak tangan. Terutama teman – teman sejati yang bisa awet hingga dewasa dan menjadi pendorong semangat hidup kita. Itulah sebabnya, Anda perlu membantu anak – anak mendapatkan teman yang baik.  Karena, teman akan mempengaruhi kehidupan anak hingga kelak ia dewasa.


Responses
Write a responses...
Shopping Cart