Getting Pregnant

All about Getting Pregnant


Ingin Cepat Hamil? Ikuti Tips Mudah Mengetahui Masa Subur Anda

Kehamilan dapat terjadi jika Anda melakukan hubungan seks selama masa subur atau dalam 5 hari menjelang ovulasi.

27 June 2019 10:52

Seperti yang diketahui oleh banyak pasangan yang ingin mengikuti program kehamilan, wanita akan lebih besar kemungkinan untuk hamil selama “masa subur”. Masa subur umumnya berada di antara masa ovulasi. Selama ovulasi, sel telur yang dikeluarkan dari ovarium wanita akan mengalir ke saluran tuba. Sel telur akan bertahan dalam saluran reproduksi selama 12 – 24 jam.

Kehamilan bisa terjadi jika sperma membuahi sel telur selama rentang waktu 12 – 24 jam ini. Tetapi, jika tidak sel telur akan luruh bersama lapisan rahim pada masa menstruasi. Peluang untuk hamil yang tertinggi ada pada 24 jam masa ovulasi dan satu hari sebelumnya. Namun, menurut Rashmi Kudesia, M.D, dokter spesialis infertilitas Ob-Gyn di Houston IVF, kehamilan masih dapat terjadi jika Anda melakukan hubungan seks dalam 5 hari menjelang ovulasi. Hal ini disebabkan oleh sel sperma yang dapat bertahan hidup di saluran reproduksi selama 5 hari dan membuahi sel telur.

Cara Menghitung Masa Subur

Jika Anda ingin menghitung masa subur, Anda bisa memakai kalkulator kesuburan secara online untuk memberikan hasil yang cepat. Tetapi, ada juga beberapa wanita yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur, jadi hasilnya tidak selalu akurat. Berikut adalah beberapa cara efektif menghitung masa subur:

1.    Melacak siklus periode menstruasi

Untuk memprediksi masa subur dan ovulasi, sangat penting untuk memeriksa siklus dan membuat jurnal menstruasi. Mulailah mencatat secara teratur siklus menstruasi Anda selama beberapa bulan di dalam jurnal, buku harian atau aplikasi seluler. Contoh:

  • Hari pertama periode menstruasi dianggap sebagai hari pertama siklus. Misalnya, hari pertama haid Anda adalah tanggal 1 Juni 2019.
  • Ovulasi biasanya terjadi sekitar 14 hari sebelum periode haid berikutnya. Yaitu pada tanggal 15 Juni 2019.
  • Sedangkan, masa subur Anda adalah mulai tanggal 12 Jun 2019 - 18 Jun 2019.

Jika interval haid Anda adalah 28 hari. Maka perkiraan ovulasi akan terjadi pada hari ke-14 dalam siklus haid. Tetapi, apabila interval siklus adalah 30 hari. Maka ovulasi terjadi pada hari ke-16 dari siklus haid Anda.

2.    Ovulation Predictor Kit (OPK)

Alat ini bisa diperoleh di sebagian besar apotek atau toko obat. Alat OPK atau alat prediksi ovulasi dapat menggunakan tes urin untuk mengidentifikasi masa subur. Alat ini bekerja dengan cara memantau hormon luteinizing (LH) yang meningkat drastis sekitar 36 jam sebelum ovulasi.

Pasangan yang ingin cepat hamil harus merencanakan berhubungan intim tidak lama setelah mendeteksi lonjakan hormon luteinizing (LH).

3.    Memantau Lendir Serviks

Selama masa subur, umumnya lendir serviks wanita akan meningkat. Teksturnya juga lebih licin dan berwarna jernih dibandingkan waktu siklus lainnya. Jadi, apabila terlihat lendir yang keluar dari area kewanitaan terlihat bening, lengket dan mirip seperti putih telur, ada kemungkinan Anda sedang mengalami masa subur atau ovulasi.

4.    Charting Basal Body Temperature (BBT)

Suhu tubuh wanita dapat meningkat selama masa ovulasi. Setidaknya, pertambahan suhu badan meningkat hingga dua per sepuluh derajat. Cobalah untuk memeriksa suhu tubuh Anda pada pagi hari setelah bangun tidur dengan termometer BBT untuk membantu memantau masa ovulasi.

5.    Mengunjungi Dokter

Bagi pasangan yang memiliki masalah dengan kesuburan, dokter dapat mengambil sampel darah untuk melihat kadar progesteron yang dapat memastikan ovulasi. Dokter juga dapat memakai USG bagian panggul untuk memantau masa ovulasi.

Tentu saja, cara terbaik untuk cepat hamil adalah melalui hubungan seksual secara teratur. Tetapi, usahakan untuk melakukan hubungan seks setiap 1 – 2 hari selama masa subur.

***

Perlu diingat bahwa kemungkinan konsepsi gagal juga bisa terjadi. Bahkan, jika waktunya sudah tepat dan tidak ada diagnosa lain, peluang kehamilan per bulan adalah sekitar 25% untuk wanita berusia di bawah 30 tahun.

Jika Anda mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur atau belum hamil setelah 1 tahun mencoba konsepsi kehamilan, pertimbangkan untuk mengunjungi dokter spesialis endokrinologi dan infertilitas reproduksi. Dokter akan membantu dengan merekomendasikan gaya hidup yang diubah, obat – obatan atau terapi lainnya.


Responses
Write a responses...
Redeem Cart