Food & Recipes

All about Food & Recipes


Enak dan Bergizi, Yuk Mengenalkan Anak dengan Kue Tradisional Agar Tak Punah

Kue tradisional mulai terpinggirkan semenjak kehadiran gerai franchise asal luar negeri yang menjamur di berbagai sudut kota

23 July 2019 9:00

Dengan beragam kuliner dari seluruh dunia yang hadir di tanah air, bukan mustahil jika anak – anak era modern akan asing dengan kue tradisional khas bangsa sendiri.

Kue tradisional mulai terpinggirkan semenjak kehadiran gerai franchise asal luar negeri yang menjamur di berbagai sudut kota. Burger, pizza, hot dog, takoyaki, dan berbagai makanan asing lebih familiar di lidah anak ketimbang jajanan pasar Indonesia yang otentik. Nah, sekarang saatnya Mama mencoba menyajikan kue – kue tradisional yang lezat dan tentunya bergizi. Berikut daftarnya...

1. Putu

Sekalipun masih ada penjual putu di beberapa daerah di Indonesia, namun dapat dikatakan jajanan putu saat ini agak sulit didapat. Putu dibuat dari tepung beras, gula merah dan kelapa parut yang beraroma sedap dan wangi pandan.

Dahulu, para penjual putu akan membunyikan siulan khas sebagai ikon makanan putu. Sudah pasti selain rasanya yang manis dan lezat, anak – anak juga bisa kenyang dan ketagihan menambah lagi.

2. Onde-onde

Di kota Mojokerto, Jawa Timur, terdapat banyak penjual oleh – oleh khas lokal yaitu kue Onde – onde. Kue ini dibuat dari tepung ketan yang terdapat isian berupa kacang hijau tumbuk. Onde – onde semakin menggoda dengan taburan biji wijen yang renyah dan menambah citarasa gurih.

Saat ini, isian dibuat semakin bervariasi. Tidak hanya kacang hijau, onde – onde kekinian dapat dijumpai dengan varian rasa cokelat, kacang merah, atau keju. Namun, tetap saja onde – onde rasa orisinil yang banyak diburu masyarakat. Dijamin, anak – anak pasti juga menyukainya!

3. Nagasari

Kue tradisional mungkin masih bisa diperoleh dengan membeli di pasar pagi. Tetapi, khusus untuk Nagasari, Mama bisa membuat sendiri di rumah karena cukup mudah dibuat.

Tepung beras yang dicampur santan diaduk hingga mengental, kemudian diambil beberapa sendok untuk dibungkus dalam daun pisang dan disematkan potongan pisang raja atau pisang kepok. Terbuat dari bahan – bahan alami yang bergizi dan lunak, tentunya Nagasari bisa menjadi camilan sehat bagi bayi atau balita yang dalam masa tumbuh gigi.

Cara membuatnya cukup mudah:

  • Tepung beras dicampur garam, gula, santan air dan tapioka. Tambah sedikit vanili. Aduk hingga mengental dimasak dengan api kecil.
  • Daun pisang disiapkan, lalu ambil 2 – 3 sendok adonan, isi dengan pisang. Bungkus.
  • Kukus selama 20 menit

4. Klepon

Masih di Jawa Timur, oleh – oleh lain yang cukup populer adalah Klepon dari kota Gempol, Pasuruan. Klepon dibuat dari tepung beras dan tepung beras ketan, gula merah, serta kelapa parut.

Enak disajikan selagi hangat karena terdapat “element of surprise” di dalamnya berupa gula merah cair yang menciptakan sensasi manis dan lumer di mulut. Hmmm... pokoknya, kelezatan klepon wajib disajikan sebagai camilan anak – anak di waktu santai ya, Ma.

Wah, jadi lapar nih! Ayo, jangan tunda lagi, sajikan kue – kue tradisional lezat di atas untuk buah hati.


Responses
Write a responses...
Redeem Cart