Family & Relationship

All about Family & Relationship


6 Tips Mengasuh Anak Tunggal yang Perfeksionis

Bagaimana menangani anak tunggal yang terlalu dewasa, ambisius, rajin dan perfeksionis?

14 September 2019 8:00

Anak adalah sumber kebahagiaan dan kebanggaan orangtua. Terlebih orangtua yang hanya memiliki satu anak. Baik atau buruk, dia akan mendapatkan semua cinta dan perhatian dari orangtuanya.

Itulah sebabya, anak tunggal biasanya lebih cenderung cepat dewasa karena dituntut untuk menyenangkan orang lain, dan terlahir menjadi seorang pemimpin. 

Bagaimana menangani anak tunggal yang terlalu dewasa, ambisius, rajin dan perfeksionis? Yuk, intip pola pengasuhan yang tepat untuk anak semata wayang Anda dalam artikel berikut ini.

1. Bukan duplikat, tapi melengkapi Anda 

singlemothersurvivalguide

 

Anak tunggal sering tumbuh sebagai orang dewasa mini. Meski mereka sangat patuh dan ingin selalu menyenangkan orangtuanya, mereka juga butuh kebebasan untuk melakukan apa yang mereka inginkan. Mereka adalah anak Anda bukan seseorang yang harus Anda paksa untuk memenuhi ambisi pribadi yang bertahun-tahun lalu belum sempat terwujud. Biarkan mereka mengeksplorasi minatnya sendiri tanpa campur tangan Anda. Si kecil mungkin bukan the next Elvis Presley tapi dia mungkin menjadi penerus Einstein.  

2. Tahan keinginan untuk ikut campur

amazonaws

 

Anak semata wayang cenderung perfeksionis. Jadi, ketika Anda mencoba untuk 'mengulang' setiap hal kecil yang mereka lakukan, seperti merapikan tempat tidur yang baru saja mereka bersihkan, sifat perfeksonisnya akan tumbuh semakin subur.  Dalam bukunya, The Birth Order Book: Why You Are the Way You Are (Revell), Kevin Leman menulis, "Jangan menjadi 'penyerang' dalam segala hal yang dikatakan atau dilakukan oleh anak sulung Anda atau anak tunggal Anda."

3. Meruntuhkan egoisme anak

mumcentral

 

Tanpa saudara, anak tunggal yang kesepian cenderung menjadi kritis dan lebih mementingkan diri sendiri. Itulah sebabnya, mereka mengalami kesulitan untuk berbagi, bernegosiasi, atau menggunakan kebijaksanaan. Anak tunggal cenderung memproyeksikan pikiran, perasaan, dan motif mereka kepada orang lain bahkan terkadang mengganggu.

Sebagai orangtua, Anda dapat mengajarkan kepada anak pentingnya pengendalian diri dan disiplin karena mereka harus bertanggungjawab terhadap setiap perilaku yang tidak bisa diterima.

4. Menghadapi kegagalan  

image_blog

 

Anak Anda merasa terpukul karena tidak mendapatkan peran utama di pentas seni sekolah? Jika ya, maka mereka tergolong anak-anak perfeksionis yang patah semangat. Anak tunggal sangat terstruktur dan memiliki harapan yang tinggi untuk diri mereka sendiri dan orang lain.

Menetapkan ekspetasi tinggi yang tidak realistis untuk diri sendiri akan menyebabkan kegagalan. Itulah sebabnya, Anda perlu mengajari anak untuk menghadapi kegagalan. Pertama, jangan biarkan anak memanjakan diri sendiri tapi bantu mereka untuk melihat situasi dengan cermat. Kedua, berikan pengertian kepada anak bahwa menjadi yang terbaik dalam segala hal bukanlah segalanya.

5. Sedikit bersenang-senang itu tidak mengapa

todaysparent

 

Anak tunggal cenderung ambisius, giat, bersemangat dan mau berkorban untuk meraih kesuksesan. Tetapi hal ini akan membuat mereka memberikan tekanan-tekanan yang tak semestinya pada diri sendiri. Berikan pengertian pada anak bahwa menetapkan tujuan itu baik tapi ada hal lain dalam hidup yang perlu dilakukan selain belajar atau bekerja. Anda akan tetap bangga padanya meski dia tidak diterima di sekolah paling favorit di kota.

6. Tertawalah!  

newsapi

Anak tunggal bisa sangat logis, ilmiah, dan perpikiran lurus sehingga mereka menjadi terlalu serius dan gagal menemukan kelucuan dalam berbagai hal. Meskipun tidak ada cara yang pasti untuk 'mengajar' seseorang untuk memiliki sedikit selera humor, Anda dapat menjadi panutan yang baik bagi mereka. Hindari menjadi orangtua yang kaku dalam mengajarkan disiplin dan jangan sungkan untuk tertawa bersama mereka. Kemungkinan besar mereka akan mengikuti Anda.

Mengubah karakter memang tidak mungkin tapi setidaknya Anda dapat memberikan pola pengasuhan yang tepat bagi anak-anak Anda.


Responses
Write a responses...
Redeem Cart