Babies & Toddler

All about Babies & Toddler


5 Tips Memilih Tempat Penitipan Anak Terbaik

Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menilai tempat penitipan anak yang baik

20 September 2019 8:00

Masa cuti akan segera habis tapi Anda belum juga berhasil menemukan tempat penitipan anak yang tepat untuk buah hati tercinta. Untuk membawa serta anak ke kantor jelas tidak mungkin, sementara menyerahkan pengasuhan anak pada asisten rumah tangga hanya akan membuat Anda was-was sepanjang hari.

Tak perlu terlalu risau. Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menilai tempat penitipan anak yang baik, entah pilihan Anda itu pusat penitipan formal, family day care atau perawatan di rumah.

1. Bagaimana interaksi pengasuh dengan anak 

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan saat mengunjungi tempat penitipan anak adalah bagaimana staf berinteraksi dengan anak-anak. Idealnya, pengasuh harus berada di lantai bermain dengan anak-anak atau membawa salah satu anak dalam pangkuannya. Bayi membutuhkan hubungan yang akrab, penuh kasih dan interaktif pada tahun-tahun awal mereka agar dapat berkembang. Itulah sebabnya, pengasuh pertama bayi harus memenuhi kriteria tersebut meskipun dalam perawatan kelompok. American Academy of Pediatrics secara khusus merekomendasikan rasio satu orang dewasa untuk setiap tiga bayi hingga usia 24 bulan.

2. Menanyakan komitmen pengasuh   

Bayi membutuhkan perawatan yang konsisten sehingga dapat membantu membangun ikatan yang nyaman dengan pengasuhnya. Bila Anda mencari pengasuh untuk bekerja di rumah, pertimbangkan untuk membuat komitmen selama setahun untuk pekerjaan itu. Atau bila Anda memilih pusat penitipan anak, cari tahu berapa lama pengasuh saat ini telah bekerja di sana dan berapa banyak biasanya pergantian pengasuh terjadi di tempat tersebut.

3. Mengumpulkan informasi berbagai kebijakan yang diterapkan

Untuk menghindari kejutan di belakang, sebaiknya Anda menanyakan berbagai kebijakan yang ada terkait topik-topik seperti disiplin, televisi, makanan (camilan atau minuman apa yang diberikan pada anak), waktu tidur termasuk bagaimana cara menangani bayi yang sulit ditidurkan, dan lain sebagainya. Penting juga untuk mengetahui kebijakan bila anak sakit, seperti gejala apa yang mencegah anak untuk datang ke penitipan, atau bila pengasuh sakit dan tidak dapat bekerja apakah ada penggantinya, dll.

Intinya, semakin banyak pertanyaan yang Anda ajukan di awal akan membuat Anda mampu mengantisipasi berbagai kejutan di belakang.

4. Datang dan melihat sendiri

Meskipun rekomendasi dari orang lain sangat penting, namun Anda perlu untuk datang sendiri dan menilai apakah tempat penitipan tersebut benar-benar sesuai dengan keinginan Anda. Child care yang baik seharusnya memiliki lingkungan yang bersih, nyaman bagi anak, dan diisi dengan buku dan mainan yang sesuai usia anak. Selain itu, penitipan yang ideal seharusnya memiliki ruangan yang terpisah untuk bayi dan anak-anak yang lebih besar.

Dalam melakukan kunjungan, pertimbangkan untuk datang secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan dan melakukannya pada jam-jam berbeda dalam satu hari di satu tempat untuk melihat interaksi dan rutinitas staf dengan anak-anak.

5. Menjalin komunikasi yang baik dengan pengasuh

Sampai bayi Anda dapat berbicara, Anda hanya mengandalkan apa yang dikatakan pengasuh tentang keseharian anak Anda. Pastikan komunikasi Anda dengan pengasuh dapat berlangsung dengan nyaman. Berikan informasi yang cukup tentang kondisi bayi Anda saat Anda menyerahkannya pada pengasuh di pagi hari, dan sebaliknya minta pengasuh untuk memberikan informasi balik saat Anda menjemput bayi Anda. Anda juga dapat meminta ijin untuk sesekali menelepon di waktu-waktu yang ditentukan.

Berhati-hati sebelum mengambil keputusan memang diperlukan. Sebab, tempat penitipan anak  yang tepat akan membuat Anda merasa lebih tenang saat harus meninggalkan anak untuk kembali bekerja.


Responses
Write a responses...
Redeem Cart