Family & Relationship

All about Family & Relationship


5 Cara Ampuh Merebut Hati Anak Tiri. Mau Coba?

hubungan antara orangtua tiri dan anak tiri sangatlah penting untuk kebahagiaan keluarga

22 September 2019 8:00

Mendengar kata ayah atau ibu tiri secara otomatis ingatan kita akan mengarah kepada sosok yang kejam dan tidak berperasaan seperti yang digambarkan oleh media.

Terlepas dari stereotip tersebut, hubungan antara orangtua tiri dan anak tiri sangatlah penting untuk kebahagiaan dan kelanggengan keluarga. Sebab, keluarga yang harmonis hanya dapat terwujud bila masing-masing anggota keluarga memiliki hubungan yang positif.

Pengalaman menjadi orangtua tiri mungkin tidak selamanya mulus. Namun, Anda dapat mencoba beberapa tips ini untuk membuat transisi lebih mudah bagi semua orang yang terlibat.

1. Lakukan perkenalan singkat

Untuk menghilangkan tekanan yang berlebihan pada pertemuan awal, sebaiknya lakukan perkenalan dengan singkat dan hindari makan malam yang panjang atau memberikan hadiah yang mahal. Apapun yang memberikan tekanan pada anak atau yang dianggap lebay dapat menjadi bumerang yang berujung pada penolakan. Jaga harapan Anda tetap rendah di awal, sementara itu biarkan anak mengatur kecepatan hubungan. Seiring bertambahnya waktu, anak akan memberitahu Anda bila dia telah siap untuk membina hubungan yang lebih dekat.

2. Berikan waktu untuk berduka

Jika Anda adalah orangtua tiri yang memasuki pernikahan dengan didahului proses perceraian antara dua orangtua yang masih hidup, maka memberikan ruang dan waktu bagi anak-anak tiri untuk berduka akan memberikan peluang bagi Anda untuk diterima.

Setelah orangtua bercerai, anak-anak biasanya masih memiliki harapan kedua orangtua kandungnya akan rujuk kembali. Tetapi begitu salah satunya menikah lagi maka hancurlah harapan anak-anak dan mereka akan memasuki masa berduka 'alami.' Penting untuk dicatat bahwa proses berduka mereka terkadang termasuk mencoba menghancurkan pernikahan baru dengan harapan ayah dan ibu kandung mereka bersatu kembali. Jadi, memberikan waktu dan ruang yang cukup bagi anak-anak untuk berduka akan sangat berguna bagi hubungan baru Anda.

3. Perlakukan anak tiri sebagai keluarga

Anak-anak tiri yang masih memiliki orangtua lengkap kemungkinan tidak akan menghabiskan waktu mereka sepenuhnya dengan Anda. Meski begitu, saat mereka tinggal bersama Anda usahakan tidak memperlakukan mereka layaknya tamu istimewa. Faktanya, anak yang diperlakukan seperti tamu tidak akan merasakan dirinya sebagai bagian dari keluarga.

Libatkan anak-anak tiri dalam keluarga dengan memberikan mereka tugas, berbagi tanggung jawab, dan periksa PR mereka serta luangkan waktu untuk menghadiri undangan di sekolah mereka. Dengarkan dan hormati pendapat mereka dan pujilah mereka ketika ada kesempatan.

4. Memberikan kesempatan anak tiri dekat dengan orangtuanya

Anda seringkali menghabiskan waktu berdua dengan pasangan. Jadi, pastikan Anda juga memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk berdua saja dengan orangtua mereka. Saat keluar bersama, jangan memonopoli pasangan dan pastikan anak-anak mempunyai banyak waktu dengan orangtua kandung mereka. Setelah bersenang-senang dengan orangtua kandung, mereka mungkin akan senang menghabiskan waktu dengan Anda.

5. Mempertahankan hubungan baik

Untuk beberapa tahun pertama, fokus saja untuk membangun hubungan pertemanan yang baik dengan anak-anak tiri Anda. Jangan pernah mengharapkan mereka akan mencintai Anda dengan tulus pada awal hubungan karena perasaan cinta adalah misteri yang tidak bisa dikontrol atau diperintah.

Merasa lebih siap menjadi orangtua sambung? Ketika pernikahan terjadi, anak-anak pasangan akan menjadi anak-anak kita sendiri maka sudah sepantasnya bila memperlakukan mereka dengan baik pula.

Mulai sekarang yuk, hilangkan stigma tentang ayah/ibu tiri yang kejam. Anda adalah orang baik yang pantas menerima perlakukan baik pula. Selamat berjuang!


Responses
Write a responses...
Redeem Cart