Connect with us

Mamapedia

Kontroversi Susu Kental Manis

Health

Kontroversi Susu Kental Manis

Photo: Shutterstock

Kontroversi Susu Kental Manis

BPOM secara resmi menegaskan melalui surat edarannya bahwa pada produk SKM tidak mengandung kandungan gizi susu sebagaimana tercantum pada merknya.

Belakangan ini, Susu Kental Manis (SKM) sedang menjadi topik hangat yang diperbincangkan semenjak BPOM secara resmi menegaskan melalui surat edarannya bahwa pada produk SKM tidak mengandung kandungan gizi susu sebagaimana tercantum pada merknya.

Melalui rilisnya pada laman www.pom.go.id diperjelas bahwa meski SKM merupakan hasil olahan susu, namun SKM tetap tidak dapat menggantikan susu dalam artian susu sebagai penambah atau pelengkap gizi. Artinya kandungan gizi pada produk susu kental manis ini tidak sesuai dengan apa yang diklaim, sebagaimana tertera pada kemasan dan juga iklan yang beredar.

Dikutip dari laman IDAI, Susu kental manis (SKM) adalah susu yang dibuat dengan melalui proses evaporasi atau penguapan dan umumnya memiliki kandungan protein yang rendah. Selain diuapkan, susu kental manis juga diberikan added sugar (gula tambahan). Hal ini menyebabkan susu kental manis memiliki kadar protein rendah dan kadar gula yang tinggi. Kadar gula tambahan pada makanan untuk anak yang direkomendasikan oleh WHO tahun 2015 adalah kurang dari 10% total kebutuhan kalori.

Susu kental manis sebaiknya tidak  dikonsumsi oleh balita. Mama sebaiknya lebih teliti dalam memilah dan harus terlebih dahulu melihat kandungan nutrisi di setiap porsinya. Contohnya salah satu jenis susu kental manis yang dijual secara komersil menuliskan dalam satu takar porsi (4 sendok makan) memasok 130kkal, dengan komposisi  gula tambahan 19 gram dan protein 1 gram. Jika dikonversikan dalam kalori, 19gram gula sama dengan 76kkal. Kandungan gula dalam 1 porsi susu kental manis tersebut lebih dari 50% total kalorinya, jauh melebihi nilai rekomendasi gula tambahan yang dikeluarkan oleh WHO.

Berikut ini 4 Larangan yang dikeluarkan oleh BPOM terkait dengan Label Susu Kental Manis:

  • Label dilarang menampilkan anak-anak berusia di bawah 5 tahun dalam bentuk apa pun
  • Label dilarang memakai visualisasi bahwa produk susu kental manis setara dengan produk susu lain.
  • Produsen, importir, dan distributor juga dilarang menggunakan visualisasi gambar susu cair dan/atau susu dalam gelas serta disajikan dengan cara diseduh untuk dikonsumsi sebagai minuman di label
  • Iklan susu kental manis juga dilarang ditayangkan pada jam tayang anak-anak.

Apakah mama setuju dengan larangan tersebut? Dan menurut mama sendiri apakah Susu Kental Manis dapat dikategorikan sebagai Susu?

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Health

Trending

To Top