Connect with us

Mamapedia

Ternyata Ada Banyak Gejala Yang Muncul Karena Alergi

Kids

Ternyata Ada Banyak Gejala Yang Muncul Karena Alergi

Apakah anak Mama seringkali kesulitan untuk tidur? Apakah ia terlalu hiperaktif sehingga susah untuk dikendalikan? Ataukah Mama pernah menemukan si kecil sesak nafas, tapi Mama tidak tahu sebabnya? Bisa jadi itu semua adalah tanda-tanda alergi loh Mama.

Perlu diketahui alergi tidak melulu soal munculnya ruam pada kulit, infeksi, atau bengkaknya beberapa anggota tubuh seperti wajah, bibir ataupun telinga. Alergi bisa berupa hal-hal yang saya tanyakan di atas tadi seperti sesak nafas, sulit tidur dan hiperaktif namun tidak banyak para Mama yang mengetahui bentuk alergi yang seperti ini. Apakah ini berbahaya?

Manusia memiliki sistem kekebalan tubuh yang berbeda-beda, jenis alergi yang dialami juga berbeda-beda pula. Menurut Dr. Widodo Judarwanto, Sp.A dari Children Allergy Center di Rumah Sakit Bunda, Jakarta, alergi pada anak dapat menyerang berbagai organ tubuh mulai dari paru, kulit, saluran kencing, jantung, bahkan susunan sarat pusat pada otak.

Alergi tidak hanya terjadi pada orang dewasa, anak-anak justru yang paling rentan untuk terkena alergi. Alergi pada anak tidak boleh disepelekan loh Mama, karena rasa tidak nyaman yang ditimbulkan sangat mengganggu kondisi fisiknya, yang paling parah adalah jika sampai mengganggu kondisi mentalnya juga. Tentunya Mama nggak mau kan si kecil menderita karena alergi?

page1image12344

Jika Mama perhatikan, di sekitar kita ada banyak hal pemicu alergi baik itu dari yang tertelan, terhirup, maupun terkena kulit. Pada umumnya, alergi memang disebabkan oleh makanan yang ditelan anak, namun ada juga anak yang jika terkena debu atau serbuk sari bisa langsung gatal-gatal ataupun bersin yang berlebihan. Nahloh, bahaya kan? Jadi, darimana kita bisa mengidentifikasi si kecil terkena jenis alergi yang apa? Maka dari itu perlu mengenali apa saja gejala umum alergi yang paling sering menyerang si kecil. Berikut adalah beberapa jenis gejala urut mulai dari yang paling sering terlihat hingga yang sulit dikenali:

  • Ruam pada kulit yang bersifat gatal – Biasanya gejala ini muncul titik kecil seperti bisul pada kulit yang kemudian jika bisul itu pecah, airnya akan menyebar disekitarnya yang pada akhirnya akan menyebabkan gatal. Gejala ini muncul ketika si kecil terkena debu, atau berasal dari makanan yang baru saja di telannya.
  • Diare / Sembelit – Diare atau sembelit merupakan jenis gejala alergi lainnya yang paling mudah untuk dikenali. Biasanya akan terlihat disaat setelah si kecil memakan sesuatu.

page2image9688

  • Ada lendir pada tinja – Melakukan pengecekan terhadap tinja anak itu perlu loh. Meski terdengar jijik, namun hal ini harus dilakukan untuk kesehatan anak. Biasanya dokter akan menyuruh Mama untuk cek pup pada anak seperti warna dan bentuk pup, terdapat darah atau tidak, hingga terdapat lendir yang berlebihan. Nah, lendir yang berlebihan pada tinja anak ternyata salah satu bentuk alergi dari makanan yang banyak mengandung asam.
  • Muntah-muntah – Muntah-muntah adalah bentuk gejala alergi yang paling umum dan sangat mudah dikenali. Jika si kecil mengeluhkan rasa mual dan berakhir dengan muntah, Mama perlu melakukan pengecekan pada makanan apa yang baru saja dimakan oleh si kecil.
  • Sering Meludah – Apa hubungannya sering meludah dengan alergi? Meludah merupakan suatu kondisi dimana mulut terasa tidak nyaman. Munculnya ketidaknyamanan ini bisa jadi berasal dari adanya infeksi di tenggorokan. Tenggorokan memproduksi air liur, jika terjadi infeksi pada tenggorokan, maka produksi air liur menjadi lebih banyak. Hal ini disebut dengan hipersalivasi ya Mama.
  • Infeksi Telinga – Alergi dapat menyebabkan terjadinya tekanan pada telinga dan juga penumpukan cairan di belakang gendang telinga.
  • Sesak Nafas – Sesak nafas atau biasa disebut asma merupakan kondisi dimana anak tidak nyaman dengan kondisi udara di sekitar. Faktor udara dan cuaca dingin biasanya yang paling sering menyebabkan anak sesak nafas.
  • Bengkak pada wajah atau anggota tubuh lain – Gejala yang seperti ini sulit untuk dikenali loh Mama. Buat Mama yang jarang melihat perubahan fisik pada anak, bisa menyebabkan anak menjadi tidak nyaman dengan kondisi tubuhnya dan jika dibiarkan akan berefek panjang seperti stress pada anak. Maka dari itu, sering-sering cek anggota tubuh si kecil ya Mama!
  • Gangguan Neurologis: Hiperaktif dan sulit tidur – Gejala yang satu ini merupakan gejala yang paling sulit dikenali jika anak terkena alergi. Mengidentifikasikan jenis alergi apa pun juga sulit jika tidak dengan bantuan dokter. Meski sekarang ada Dr. Google yang menjadi andalan para Mama dirumah, tapi Dr. Google tidak memeriksa anak Mama secara langsung, betul kan Ma?

Itulah 9 gejala alergi yang paling umum terjadi pada anak. Alergi merupakan kondisi reaksi sistem kekebalan tubuh anak yang dianggap berbahaya, namun sebenarnya tidak berbahaya– asalkan Mama mengetahui jenis zat apa saja yang menjadi pantangan anak.

Wajib hukumnya bagi Mama untuk melakukan uji tes alergi pada anak sejak dini. Karena jika terlambat, sistem kekebalan tubuh saat anak dewasa nanti akan menjadi lemah dan meskipun Mama sudah berusaha membatasi jenis makanan yang menjadi pantangannya, tapi intensitas munculnya gejala-gejala alergi diatas semakin parah. Maka dari itu, yuk cegah alergi pada anak sebelum terlambat!

References:

https://www.alodokter.com/penyebab-buang-air-besar-berlendir-dan-penanganannya
https://www.alodokter.com/komunitas/topic/sering-meludah-dan-tenggorokan-terasa-ada- lendirnya
https://www.scribd.com/document/330180902/widodo-2013

  • Disunting oleh: Evelyn Bhikuning

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Kids

Trending

To Top