Connect with us

Mamapedia

7 Ucapan Yang Harus Dihindari Orangtua ke Anak

Pregnancy

7 Ucapan Yang Harus Dihindari Orangtua ke Anak

Designed by Freepik

7 Ucapan Yang Harus Dihindari Orangtua ke Anak

Apa yang diucapkan oleh orangtua sangatlah penting bagi anak, karena bisa membentuk masa depan nya.

Mama, yuk perhatikan ucapan kita ke anak.

Bla Bla

Berikut ini beberapa ucapan ke anak yang sebaiknya dihindari:

  1. “Sini Mama bantu”Motivasi Anda memang baik ketika ingin membantu anak yang kesulitan, tapi terlalu mencampuri usaha anak bisa menghilangkan kepuasan anak untuk belajar. Tunggu anak meminta bantuan Anda atau ketika ia mencapai titik frustrasi sebelum menawarkan bantuan. Bila Anda terlalu dini menawarkan bantuan, ini bisa mengganggu kemandirian anak, karena ia akan selalu mencari orang lain untuk membantunya.
  2. “Kamu anak hebat” atau “anak hebat”Meskipun terdengar positif namun kata-kata ini sangat cukup tricky dan wajib untuk diperhatikan penggunaanya. Usahakan untuk tidak memeberikan pujian umum seperti ini ini untuk tiap hal kecil yang dilakukan. Mama hanya perlu selektif mengenai kapan sebaiknya menggunakan kalimat tersebut dan fokus pada usaha yang dilakukan anak.Cari alternatif lain seperti “Kamu sudah sangat berusaha,” untuk mengajarkan ke anak kalau usaha lebih penting dibanding hasilnya. Sehingga kelak anak akan lebih gigih ketika mereka melakukan tugas yang sulit dan melihat kegagalan sebagai cara untuk berhasil.Atau mama juga bisa fokus pada proses pencapaian nya agar anak memahami apa yang membuat perilakunya sangat berharga. Misalkan “Mama suka cara kamu meminta bola dari adikmu agar dia tidak menangis”  ucapan seperti ini membuat anak berpikir tentang proses untuk tidak berebutan mainan dengan adiknya.
  3. “Wah, mama putar balik kendaraan ya dan kita ga jadi pergi”Sebenarnya tidak apa-apa jika mama ingin mengatakan ini, tapi pastikan memang mama benar-benar ingin menyudahi sesi pergi keluar rumah karena kelakuan anak yang tidak bisa ditolerir ya.Ketika orangtua menetapkan batasan, orangtua pun harus selalu siap untuk mengikutinya. Konsisten dengan setiap batasan yang diterapkan adalah kunci utama, jadi jangan sekedar mengancam dengan apapun yang sebenarnya tidak akan dilakukan, seperti kembali pulang saat sedang liburan keluarga yang jauh dari rumah.
  4. “Mama lagi diet karena gemuk”Tidak semua ucapan buruk ke anak itu tentang diri anak saja loh, mama. Hal yang mama katakan tentang diri mama seperti contoh diatas pun sebenarnya membuat anak melihat Anda bermasalah dengan image tubuh yang buruk, sehingga mereka menganggap ada kriteria fisik tertentu yang ideal untuk merasa nyaman dengan diri sendiri.Jadi sebaiknya hindari pembahasan tentang usaha Anda berdiet.Jika si kecil bertanya soal makanan mama, bisa dialihkan dengan, “Mama lagi senang makan makanan sehat karena karena manfaatnya bagus untuk mama” atau jika si Kecil bertanya soal kenapa mama berolahraga, “Cuaca nya lagi bagus diluar, makanya mama senang lari-lari diluar.” Ini jauh lebih baik dibanding mengeluhkan program diet atau olahraga yang sedang mama jalani.
  5. “Ikutin aja apa kata Mama”Ucapan ini jelas sekali mengambil semua kontrol dari anak. Ketika mama tidak punya waktu untuk menjelaskan suatu hal, setidaknya mama harus mencoba memberi anak konteks sederhana yang lebih baik kenapa mama meminta mereka melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu.
  6. “Nanti ya, mama lagi sibuk”Orangtua yang tidak pernah istirahat kadang lupa kalau mereka membutuhkannya. Masalahnya, ketika Anda terus memberitahu anak, “Nanti ya, mama sibuk banget” justru hanya membuat mereka mulai berpikir bahwa mereka tidak perlu berbicara pada orangtuanya karena orangtua selalu mengusir mereka. Hati-hati jika diucapkan terlalu sering ketika anak masih kecil, mereka jadi kurang suka berbagi cerita ke mama dan papa ketika beranjak besar.Alternatif terbaik adalah dengan menjelaskan ke anak, “Mama harus selesaikan pekerjaan ini dulu ya sebentar, jadi kamu main dulu beberapa menit. Kalau Mama sudah selesai, kita main bareng ya.” Pastikan juga janji ini ditepati ya, mama!

Continue Reading
You may also like...
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Pregnancy

Trending

To Top